Produsen perangkat teknologi Foxconn banting setir mengejar sumber penghasilan baru dari bisnis server kecerdasan buatan, AI, sekaligus berencana melakukan diversifikasi di sektor mobil listrik. Perusahaan berbasis di Taiwan itu mengharapkan peningkatan pendapatan pada bisnis baru tersebut mulai tahun depan. Foxconn sebagai produsen iPhone, juga berniat meningkatkan investasi di beberapa negara selain Tiongkok, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara pemerintah Amerika dan pemerintah Beijing. Tercatat, Presiden Amerika terpilih Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif 10 persen pada semua arus impor dan pungutan sebesar 60 persen khusus pada produk buatan Tiongkok, yang akan berdampak pada Foxconn. ( ben )



