Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Merek Global Indonesia, APREGINDO, Handaka Santosa mempertanyakan relevansi kebijakan pengamanan perdagangan safeguard untuk melindungi produk lokal dari persaingan impor yang sudah diterapkan sejak tahun 2021 lalu. Menurutnya, sejak kebijakan itu berjalan, pertumbuhan sektor manufaktur tidak menunjukkan adanya perkembangan signifikan. Selain itu, Apregindo, bakal mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait rendahnya kontribusi konsumsi masyarakat kelas atas dalam negeri. Apregindo menyebutkan, tekanan perekonomian Indonesia saat ini, tak hanya dipengaruhi oleh penurunan daya beli kelas menengah, namun juga rendahnya kontribusi kelas atas dalam berkonsumsi. Apregindo mengungkapkan data, selama ini konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 50 persen dari total pertumbuhan ekonomi nasional. ( ben )



