PT Sri Rejeki Isman atau Sritex memastikan perusahaan tetap menggaji 2500 karyawannya yang diliburkan imbas minimnya bahan baku. Hal itu disampaikan Komisaris Utama Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dalam konferensi pers bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan tadi pagi. Lebih lanjut, Iwan menyebut ketersediaan bahan baku kemungkinan hanya cukup untuk tiga minggu kedepan. Jumlah karyawan yang diliburkan akan terus bertambah jika tidak ada keputusan dari kurator dan hakim pengawas untuk izin keberlanjutan usaha. Apabila dalam proses kasasi ini operasional tidak berjalan seperti biasa, Iwan khawatir adanya potensi PHK di perusahaannya. ( tbu )




