BRI  turunkan rasio kredit bermasalah jadi 2,9%

Emiten Bank Rakyat Indonesia, BRI, berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan menjadi 2,9 persen per September 2024. Angka itu tercatat lebih rendah ketimbang NPL 9 bulanan di tahun lalu yang berada di posisi 3,07 persen. Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan tingkat kelancaran para debitur yang menurun atau downgrade juga telah berkurang. Secara kuartalan, jumlah kredit yang downgrade menjadi kurang lancar dan macet telah berkurang menjadi sekitar 750 miliar rupiah. Menurut BRI Write off atau hapus buku kredit macet bakal dilakukan, namun sebelumnya proses penagihan tetap dilakukan, sebagai pendapatan dari recovery. (cnbc/ben)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *