Pada bulan Juli 2024, perusahaan asuransi asal Jerman, Allianz, mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi mayoritas saham NTUC Income, perusahaan asuransi sosial di Singapura. Rencana itu memicu reaksi keras dari warga dan tokoh-tokoh terkemuka Singapura, lantaran mengkhawatirkan keberlanjutan misi sosial NTUC Income di bawah kepemilikan baru. Disebutkan, Allianz berencana untuk membeli saham mayoritas NTUC Income dengan nilai transaksi sekitar 1,6 miliar dollar amerika. Beberapa tokoh publik, seperti mantan CEO NTUC Income, Tan Kin Lian, dan duta besar-at-large Tommy Koh, menyuarakan keprihatinan mereka secara terbuka atas wacana akuisisi itu. ( ben )



