Wakil Menteri Keuangan dua, Thomas Djiwandono mengungkap perekonomian global tengah mengalami perlambatan akibat konflik geopolitik yang tak kunjung usai. Pelambatan ekonomi global berpengaruh pada pertumbuhan negara-negara berkembang. Tommy mengungkap Laporan Pembangunan Dunia 2024 menyebut perlambatan ekonomi global mengancam 108 negara gagal menjadi negara berpendapatan tinggi. Laporan itu menunjukkan sekitar 108 negara mungkin akan gagal untuk berpindah ke negara berpendapatan tinggi jika mereka tidak memiliki strategi yang benar untuk memperbaiki ekonomi dan meningkatkan produktivitas sebelum populasi mereka mulai menua. Keponakan Prabowo Subianto itu juga mengungkap prediksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini yang disebut hanya tumbuh 2,6 persen. Sementara tahun depan masih melambat dan akan tumbuh hanya 2,7 persen.




