Pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai tidak kualitas

Direktur Ekonomi Digital dan ekonom CELIOS Nailul Huda menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tidak berkualitas, lantaran salah satu indikatornya adalah terlalu kedap dalam menyerap tenaga kerja. Dahulu, 1 persen pertumbuhan ekonomi bisa menyerap hingga lebih dari 400 ribu-an tenaga kerja. Saat ini 1 persen ekonomi hanya menyerap 100 ribu-an tenaga kerja saja. Jadi memang masih jadi PR dalam hal kualitas pertumbuhan ekonomi. Kedua, kondisi tenaga kerja dimasa Presiden Jokowi bisa dibilang terjadi informalisasi dimana tenaga kerja informal sangat dominan. Saat ini, 59 persen lebih pekerja terserap sektor informal. Masalahnya, tenaga kerja informal tidak memiliki perlindungan sosial yang mumpuni. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *