Produsen pangan berbasis coklat, Hershey, akan melakukan pemutusan hubungan kerja, PHK, terhadap 1 persen dari 20 ribu karyawannya, sebagai bagian dari transformasi bisnis. Setelah melakukan PHK, perusahaan melakukan perubahan signifikan, sistem dan cara kerja agar menjadi produsen makanan ringan terkemuka. Sebelumnya, pada bulan Februari lalu produsen coklat batangan hingga selai kacang yang berkantor pusat di Hershey Pennsylvania Amerika Serikat itu, telah mengumumkan rencananya memangkas jumlah pekerja dan menanggung biaya terkait inisiatif produktivitas yang bertujuan untuk menghasilkan penghematan sebesar 300 juta dolar amerika pada tahun 2026. ( ben )




