Sebuah jet tempur, Tornado, milik Angkatan Udara Jerman terlihat membawa bom gravitasi nuklir B61-12, yang dirancang dan diproduksi oleh Amerika Serikat, saat penerbangan di Pangkalan Udara Edwards California, pekan lalu. Jet tempur ini adalah bagian dari program nuclear sharing NATO, yang memungkinkan negara-negara anggota menggunakan senjata nuklir Amerika dalam situasi konflik. Bom B61-12 adalah varian terbaru dari keluarga bom B61, dengan daya ledak yang dapat dipilih hingga 50 kiloton. Sebagai perbandingan, bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 masing-masing memiliki daya ledak 15 dan 25 kiloton. ( ben )




