Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Jawa Tengah Menggugat atau GERAM menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Semarang Jawa Tengah kemarin. Namun aksi unjuk rasa berakhir ricuh setelah massa dan polisi terlibat aksi dorong. Ada tiga tuntutan yang disampaikan saat demp itu yakni mengawal PKPU Pilkada, menolak revisi UU TNI/Polri, pengesahan UU Perampasan Aset dan meminta Presiden Jokowi turun dari jabatannya. Demonstrasi yang berujung kericuhan ini mengakibatkan 33 mahasiswa menjadi korban. Ada 21 pelajar yang ditangkap Selain itu, demo yang berujung ricuh itu juga membuat 21 pelajar SMA dan SMK turut ditangkap polisi. Korban akibat dari demonstrasi inipun tidak hanya berasal dari kalangan peserta demo. Ada polisi yang menjadi korban yaitu Wakasat Intel Polrestabes Semarang.




