Emiten Vale Indonesia menargetkan, pabrik nikel milik perusahaan di Pomalaa, Sulawesi Tenggara bisa beroperasi pada tahun 2026 mendatang. Menurut Vale Indonesia, progres pembangunan smelter dan pengolahan nikel Pomalaa pada akhir tahun ini bertambah menjadi sekitar 20 persen, sehingga target operasi perdananya diharapkan berlangsung pada Kuartal pertama tahun 2026. Saat ini, terdapat tiga proyek smelter yang dibangun Vale, mencakup proyek High Pressure Acid Leach di Pomalaa Sulawesi Tenggara, kemudian proyek smelter nickel matte di Sorowako Sulawesi Selatan, dan proyek smelter feronikel di Bahodopi Sulawesi Tengah. Vale Indonesia menyebutkan, investasi untuk membangun tiga proyek smelter tersebut mencapai 8,6 hingga 9 miliar dolar amerika. ( ben )




