Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, APPI, memastikan penyaluran pembiayaan industri multifinance ke sektor produktif, meningkat melebihi target Otoritas Jasa Keuangan yang sebesar 10 persen. Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno mengatakan, saat ini pembiayaan produktif ke UMKM yang disalurkan industri pembiayaan porsinya mencapai 35 persen. Disebutkan, peningkatan tersebut tidak terpisahkan dari upaya perusahaan pembiayaan untuk membenahi diri, guna meningkatkan penyaluran ke sektor produktif, seperti kredit kepemilikan kendaraan bermotor yang digunakan untuk produksi. Sementara itu, OJK mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance telah mencapai 490,6 triliun rupiah pada akhir Mei 2024. ( ben )




