Dewan Keamanan PBB segera menggelar rapat darurat menanggapi pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam serangan rudal di Teheran, Iran pada Rabu kemarin. Presiden DK PBB saat ini, Rusia, memimpin rapat yang digelar Rabu kemarin jam 16 waktu setempat atau sekitar jam 3 WIB pagi ini. Pertemuan darurat itu diajukan oleh Iran dan didukung Rusia, Tiongkok, serta Aljazair. Tiongkok, Prancis, hingga Rusia mengecam keras pembunuhan Haniyeh yang dianggap bakal memperkeruh kondisi di Jalur Gaza Palestina dan merusak upaya perundingan gencatan senjata. Sementara itu, Rusia bahkan menganggap kematian Haniyeh merupakan pembunuhan politik yang sengaja untuk memperkeruh situasi. Berbeda dengan mayoritas anggota tetap dan tidak tetap DK PBB lain dalam rapat, Amerika Serikat justru membela Israel. (cnn-tbu)



