Harga rumah pribadi di Singapura mulai turun di kuartal dua tahun ini. Pertumbuhan harga rumah di kuartal ini jauh lebih rendah daripada kuartal sebelumnya. Menurut data Otoritas Pembangunan Kota Singapura, harga rumah pribadi di kuartal dua hanya naik 0,9 persen, melandai dari kuartal satu yang tumbuh 1,4 persen. Sebelumnya, otoritas memperkirakan, harga rumah pribadi bisa naik 1,1 persen. Sementara itu, harga sewa rumah turun 0,8 persen secara kuartalan, melanjutkan penurunan 1,9 persen pada kuartal satu lalu. Ini menandai penurunan tiga kuartal berturut-turut. Namun, harga masih tercatat naik lebih dari 50 persen dalam empat tahun terakhir. Melambatnya kenaikan harga rumah tersebut tidak lepas dari upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjinakkan lonjakan harga properti, yang telah menjadikan Singapura sebagai salah satu kota termahal di dunia. Salah satunya adalah mengeluarkan bea materai bertarif 60 persen bagi pembelian properti yang dilakukan orang asing. (kontan-tbu)



