Kasus penipuan jaringan internasional bermodus lowongan kerja paruh waktu berhasil diungkap Bareskrim Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pelaku memanfaatkan platform WhatsApp dan Telegram untuk melancarkan aksinya. Tak hanya Indonesia, modus ini menyerang sejumlah negara seperti Thailand, India, dan Tiongkok. Korban yang berasal dari Indonesia mencapai 823 orang dalam dua tahun terakhir dengan kerugian mencapai 59 miliar rupiah. Modus penipuan ini menyerang beberapa negara yakni Indonesia, Thailand, India, dan Tiongkok. Diketahui, total korban di Indonesia sebanyak 823 orang sejak 2022-2024 dengan kerugian mencapai 59 miliar rupiah. Dalam kasus ini 3 orang tersangka berinisial ZS, M dan H berhasil diamankan. ( tbu )




