Biro Statistik Nasional Tiongkok menyampaikan pertumbuhan negara itu pada kuartal kedua tahun ini telah meningkat sebesar 4,7 persen secara tahunan. Namun, angka itu meleset dari ekspektasi pertumbuhan 5,1 persen. Pertumbuhan Tiongkok saat ini lebih rendah dibandingkan kuartal pertama tahun ini sebesar 5,3 persen secara tahunan. Beberapa segmen yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi memang mengalami perlambatan. Seperti penjualan ritel hanya tumbuh 2 persen, tidak sesuai perkiraan 3,3 persen. Pertumbuhan investasi di bidang infrastruktur dan manufaktur melambat secara year-to-date pada bulan Juni dibandingkan bulan Mei. Adapun investasi real estate juga menurun pada tingkat yang sama sebesar 10,1 persen. (detik-tbu)




