Pemerintah Makau Rabu 10 Juli kemarin telah diretas, dan kepolisian setempat telah meluncurkan penyelidikan kriminal untuk melacak sumber kejahatan tersebut. Adapun, situs web yang diretas mencakup, kantor sekretaris keamanan, polisi keamanan publik, departemen layanan pemadam kebakaran, termasuk biro layanan keamanan, sehingga menimbulkan gangguan layanan. Pejabat Makau berkeyakinan, sumber intrusi berasal dari luar negeri, namun belum ada rincian atau informasi lainnya. Sementara Otoritas setempat berupaya melakukan respon darurat bersama dengan operator telekomunikasi untuk memulihkan layanan yang di retas secepatnya. (kontan/ben)




