Harga obat-obatan dan alat kesehatan di Indonesia tergolong sangat mahal. Saat ini harga obat di Indonesia lebih mahal 300 hingga 500 persen dibanding di Malaysia. Untuk itu Presiden Jokowi menggelar rapat internal untuk mencari cara agar harga obat-obatan dan alat kesehatan bisa jadi lebih murah atau setidaknya sama dibanding Malaysia. Menurut Budi, ada inefisiensi dalam tata kelola perdagangan di sektor kesehatan yang jadi perhatian Jokowi untuk dijabarkan. Dua minggu kedepan bakal ada rapat lanjutan setelah semua kementerian dan lembaga melakukan kajian mendalam soal faktor apa saja yang akan membuat harga obat-obatan bisa jadi lebih murah. Jokowi juga berpesan agar industri dalam negeri bisa diperbaiki tata kelolanya. Jangan sampai pengembangan industri kesehatan didalam negeri tak bergerak akibat inkonsistensi regulasi. Presiden juga pesan obat-obatan dan harga kesehatan industri dalam negeri dibangun supaya bisa resilien kalau ada pandemi lagi. ( tbu )




