Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Gaikindo menyebutkan, industri otomotif butuh sejumlah insentif untuk mendongkrak penjualan, sekaligus meminimalisir tren negatif hingga terjadinya PHK. Data menunjukan, tercatat, angka wholesales atau penjualan dari pabrik ke diler sepanjang Januari sampai Mei 2024 baru 334 ribu 969 unit, atau baru sekitar sepertiga dari target, meski sudah mendakati akhir paruh pertama 2024. Angka itu juga turun 21 persen secara tahunan yang sebanyak 423 ribu 771 unit. Kondisi itu membuat Gaikindo mencoba untuk realistis dengan memperhitungkan langkah revisi target, namun belum di pastikan jumlahnya, lantaran masih dalam proses kajian. ( ben )




