Partai ekstrem kanan Rassemblement Nationale RN, mengungguli putaran pertama pemilu legislatif dini Prancis yang diselenggarakan kemarin. Partai tersebut meraih jumlah suara tertinggi dengan 33,5 persen suara. Sementara, aliansi partai sayap kiri Front Populer Baru NFP berada di posisi kedua dengan meraih 28,5 persen suara, dan koalisi Presiden Emmanuel Macron, Ensemble, jatuh ke posisi ketiga dengan 22,1 persen suara. Pemungutan suara yang bermula pada Minggu jam 8 pagi waktu setempat atau jam 13 WIB) berlangsung selama 12 jam. Lebih dari 49 juta pemilih menggunakan hak suaranya dalam pemilu parlemen tersebut. Merespons unggulnya RN dalam putaran pertama pemilu Prancis, Perdana Menteri Gabriel Attal menyeru supaya rakyat mencegah kemenangan partai ekstrem kanan itu di putaran kedua pemilu. ( tbu )




