Investor asal Tiongkok didapuk sebagai penanam modal utama dalam Proyek Strategis Nasional PSN Tanjung Sauh, Batam Kepulauan Riau, menyusul penetapan oleh Presiden Jokowi pada Mei 2024 lalu. Dalam penetapan PSN Tanjung Sauh, Pemerintah menunjuk Panbil Group sebagai pengelola PSN dengan target investasi 190 triliun rupiah secara bertahap hingga 20 tahun kedepan. Adanya keterlibatan penanaman modal para investor dari Negeri Tirai Bambu ini diungkapkan Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy Aritonang. Disebutkan, dalam tujuh tahun terakhir, Panbil Group telah melakukan sejumlah MoU dengan beberapa investor asal Tiongkok, Singapura, dan Jepang. Tiongkok menjadi yang pertama dan terbesar, kemudian Singapura dan Jepang. ( tbu )




