Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengeluarkan peringatan mengenai eskalasi atau meningkatnya kekerasan di Timur Tengah di tengah berlangsungnya krisis di Gaza. Sabtu lalu telah menjadi salah satu hari paling mematikan sejak Oktober dengan sedikitnya 100 warga Palestina dilaporkan tewas. Selain menyoroti jumlah korban, Borrell juga menekankan bahwa situasi masih mengerikan karena sandera masih disandera dan risiko konflik yang lebih luas yang melibatkan Hizbullah tampak besar. Lonjakan yang terjadi di Lebanon akan berdampak serius terhadap kawasan ini dan sekitarnya. Borrell mencatat bahwa situasi ekonomi di Tepi Barat berada di ambang keruntuhan dan kekerasan semakin meningkat. ( tbu )




