Reli saham di bursa saham Jepang yang terjadi di awal tahun 2024 ini mereda. Data menunjukkan investor asing kini mulai menjual sahamnya, di tengah lesunya ekonomi Negeri Sakura. Citigroup, Abrdn Plc dan manajer investasi lainnya, pesimistis terhadap saham di negara ini, karena reformasi tata kelola perusahaan dan kebijakan moneter Bank of Japan masih belum pasti. ( tbu )




