ByteDance, perusahaan induk TikTok dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 450 karyawan di Indonesia. PHK ini akan berdampak pada sekitar 9 persen tenaga kerja di bisnis e-commerce ByteDance di Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai TikTok Shop. PHK ini dikabarkan akan dimulai bulan ini dan langkah perusahaan pasca merger TikTok Shop dan Tokopedia Januari lalu. Alasan di balik PHK ini adalah untuk menghilangkan duplikasi peran dan mencapai efisiensi biaya setelah merger. ByteDance mengurangi staf di berbagai tim e-commerce, termasuk periklanan dan operasional. Meskipun terjadi PHK, ByteDance dan Tokopedia masih terus berinovasi. Mereka baru saja meluncurkan produk Beli Sekarang, Bayar Nanti BNPL untuk menjangkau lebih banyak pengguna dan memberikan opsi pembayaran yang lebih fleksibel. ( tbu )




