International Air Transport Association, atau IATA memprediksi, laba industri penerbangan global pada tahun 2024 mencapai 30,5 miliar dollar amerika. Proyeksi tersebut meningkat 11,3 persen dari realisasi laba tahun lalu. Prediksi IATA itu lebih optimis ketimbang perkiraan yang di rilis akhir tahun lalu, yang memprediksi laba sebesar 25,7 miliar dollar. Proyeksi itu mencerminkan, industri maskapai penerbangan global bakal mengalami pemulihan sangat cepat dari penurunan dalam saat pandemi Covid-19, yang pada tahun 2020 tercatat menanggung kerugian hingga 140 miliar dollar amerika. Direktur Jenderal IATA Willie Walsh mengatakan, kondisi lingkungan industri penerbangan hingga saat ini tampil lebih baik dari prediksi asosiasi yang ditetapkan pada akhir 2023. ( ben )




