VinFast

Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast mendapat gugatan dari pengadilan California, lantaran perusahaan itu belum membayarkan kewajibannya ke perusahaan jasa real estate di kawasan tersebut 356 ribu dolar Amerika atau setara 5,7 miliar rupiah. VinFast belum membayarkan kewajibannya terhadap gerai yang mereka tempat di Palo Alto sejak Mei 2023. Perusahaan real estat tersebut mengatakan telah mengirimkan pemberitahuan kepada produsen mobil Vietnam tersebut, untuk membayar atau berhenti pada 26 April. Meskipun perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam masalah hukum yang sedang berlangsung sering menolak berkomentar, VinFast menanggapinya dengan mengatakan mereka telah melakukan pembayaran sewa bulanan. (antara-tbu)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *