Raksasa elektronik asal Jepang, Sony Group, membatalkan rencana merger senilai 10 miliar dolar amerika, antara unit bisnisnya di India dengan Zee Entertainment. Dalam keterangan yang disampaikan, perusahaan Jepang itu telah dituduh melanggar perjanjian dan menyebut kasus pembatalan tersebut ditetapkan untuk diselesaikan ke arbitrase. Gagalnya kesepakatan merger tersebut membuat rencana untuk kekuatan media baru menciptakan lebih banyak ketidakpastian bagi lembaga penyiaran TV Zee, khususnya pada saat persaingan sedang memanas. Mengingat, di saat yang sama, Disney juga sedang berupaya menggabungkan bisnisnya di India dengan aset media Reliance milik miliarder Mukesh Ambani. Lebih lanjut, Sony mengatakan pihaknya telah terlibat dalam diskusi dengan itikad baik, untuk memperpanjang tanggal akhir penyelesaian kesepakatan, namun tak kunjung disetujui hingga batas waktu 21 Januari kemarin. ( ben )




