Bursa Efek Indonesia akan melakukan pemeriksaan terhadap emiten Petrindo Jaya Kreasi milik pengusaha Prajogo Pangestu, setelah harga sahamnya beberapa kali terkena suspensi akibat aktivitas perdagangan yang tidak normal. BEI menjelaskan, langkah ini dilakukan setelah Petrindo disuspensi untuk kelima kali dalam lima bulan terakhir, serta masuk radar pengawasan BEI. Mengutip data RTI, saham Petrindo Jaya selama sebulan terakhir terbang sebesar 106,54 persen sementara selama sepekan terakhir meroket 22,6 persen. Adapun sejak IPO saham Petrindo telah terbang 6 ribu persen dari harga penawaran 220 rupiah persaham. ( bn )




