Pemerintah Israel mengklaim, telah menyita uang ratusan ribu dolar Amerika, yang akan digunakan untuk mendanai operasi Hamas. Sebelumnya, serangkaian penggerebekan dilakukan ke sejumlah agen devisa dan transfer uang di Tepi Barat Gaza, hari Kamis kemarin waktu setempat. Hal ini ditegaskan oleh militer Israel dalam sebuah pernyataan resminya. Disebutkan, polisi, tentara dan personel keamanan Shin Bet melakukan penggerebekan di Ramallah, Tulkarem, Jenin dan Hebron. Selain penyedia layanan keuangan, militer Israel menyebut operasi tersebut juga menargetkan mata uang kripto. Di mana unit kejahatan dunia maya khusus mengambil bagian dalam penyelidikan. ( ben )




