Sejalan dengan laju pertumbuhan kredit di September 2023, segmen kredit properti juga ikut melambat di periode ini. Dimana, pertumbuhannya hanya sekitar 8 koma 7 persen secara tahunan. Mengacu data Bank Indonesia, laju pertumbuhan penyaluran kredit properti lebih lambat dari Agustus 2023 yang mampu tumbuh 9 koma 8 persen secara tahunan. Nilai kredit properti di September senilai seribu 283 koma 1 triliun rupiah. Adapun, segmen KPR dan KPA berkontribusi paling besar untuk kredit properti yang nilainya mencapai 674 setengah triliun rupiah. Pertumbuhannya juga paling besar yaitu sekitar 12 koma 3 persen khususnya kredit KPR tipe 22 sampai dengan 70. (kontan-tbu)




