Rolls-Royce akan memangkas 2500 pekerja sebagai upaya efisiensi. Satu dekade terakhir ini, perusahaan yang antara lain memproduksi mesin pesawat Airbus A350 dan Boeing 787 ini telah memangkas lebih dari 13 ribu posisi. Reuters melaporkan, efisiensi lebih lanjut merupakan fokus CEO baru Rolls-Royce Tufan Erginbilgic, yang diangkat Januari lalu. Ini salah satu langkah dari transformasi tahunan untuk membangun bisnis Rolls-Royce yang memiliki pertumbuhan, daya tahan dan kinerja tinggi. ( tbu )




