Amerika Serikat berencana menyetop pengiriman chip canggih artificial intelligence AI dari Nvidia atau produsen lainnya ke Tiongkok. Amerika Serikat berupaya mengantisipasi Tiongkok yang disebut ingin memperkuat pertahanan militernya dengan teknologi canggih dari Amerika Serikat. Kebijakan ini akan berlaku efektif dalam 30 hari kedepan. Pemerintahan Presiden Joe Biden juga membatasi penggunaan chip canggih dan peralatan pembuat chip ke negara lain seperti Iran dan Rusia. Menteri Perdagangan Amerika mengatakan, langkah ini diharapkan bisa menutup celah dalam peraturan yang dikeluarkan Oktober lalu dan mungkin akan diperbarui setiap tahun. Tujuannya adalah membatasi akses Tiongkok terhadap Semikonduktor canggih. (detik-tbu)




