Produsen mobil Prancis Renault akan mengakhiri kerjasama aliansi dengan dua mitranya asal Jepang, yakni Nissan Motor dan Mitsubishi Motors Corporation. Keputusan pisah kongsi ini diumumkan manajemen Renault Selasa lalu. Ada sejumlah alasan Renault melepaskan diri dari struktur alliance purchasing organization bersama Nissan dan Mitsubishi. Salah satunya, Renault bisa melakukan pengambilan keputusan yang cepat dan sesuai kebutuhan bisnisnya di kawasan regional. Kedepan, Renault, Nissan dan Mitsubishi akan memanfaatkan kekuatan geografis, sumber daya teknis, dan keahlian pasar masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk lebih beradaptasi dengan pasar otomotif yang semakin regional akibat perbedaan peraturan, jalur elektrifikasi dan kebutuhan konektivitas. ( tbu )



