Peminat mobil pikap listrik Tesla Cybertruck memang luar biasa. Meski mobil belum diproduksi, jumlah inden tembus 1,9 juta unit. Dari jumlah itu Tesla sudah mendapat dana segar dari DP sebesar 194 juta dolar amerika atau 2,9 triliun rupiah. Sebab, setiap orang yang melakukan pemesanan harus menyetor uang 100 dolar amerika atau sekitar 1 setengah juta rupiah. Jumlah pemesan Tesla Cybertruck diyakini langsung melesat saat produksi mobil pikap listrik Tesla itu mulai terlihat. Diketahui baru-baru ini pabrik Tesla di Meksiko sudah merampungkan versi produksi Tesla Cybertruck. Artinya masa penantian mereka yang nyaris empat tahun akan segera berakhir. Tesla Cybertruck pertama kali ditampilkan Elon Musk 21 November 2019. ( tbu )




