Badan Pusat Statistik Jakarta mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota pada triwulan pertama tahun ini mencapai 4 koma 95 persen. Lalu, periode September 2022 sampai Maret 2023 juga tumbuh sebesar 3 koma 43 persen. Geliat ekonomi Jakarta yang bertumbuh itu dipicu terkendalinya penanganan pandemi COVID-19 dan dihentikannya PPKM sejak akhir 2022. Akibatnya, hampir semua lapangan usaha yang ada di Jakarta mengalami pertumbuhan yang positif. Sektor pertumbuhan yang paling tinggi yakni sektor transportasi dan pergudangan sebesar 17 setengah persen, diikuti sektor jasa lainnya, serta sektor akomodasi dan penyediaan makan minum. ( tbu )




