OJK

OJK mengumumkan telah membekukan kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan atau multifinance Hewlett Packard Finance Indonesia. Dengan dibekukannya kegiatan usahanya, maka Perusahaan Pembiayaan tersebut dilarang melakukan kegiatan usaha. Pemberhentian kegiatan multifinance itu didasari atas Pasal 95 ayat 3 Peraturan OJK. Ketentuan itu mengharuskan perusahaan Pembiayaan untuk mempertahankan rasio Saldo Piutang Pembiayaan dengan kategori kualitas piutang pembiayaan bermasalah setelah dikurangi cadangan penyisihan penghapusan piutang pembiayaan yang telah dibentuk oleh Perusahaan Pembiayaan untuk piutang pembiayaan dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet dibandingkan dengan total Saldo Piutang Pembiayaan paling tinggi sebesar 5 persen. Seperti namanya, Hewlett Packard Finance Indonesia merupakan perusahaan multifinance terafiliasi perusahaan perangkat bidang IT multinasional, Hewlett-Packard. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *