Laju belanja konsumen Amerika Serikat melambat pada Mei tahun ini, akibat kelompok usaha rumah tangga mengurangi pembelian truk ringan baru dan barang-barang manufaktur tahan lama lainnya di tengah-tengah biaya pinjaman yang lebih tinggi. Situasi ini menunjukkan bahwa ekonom Amerika tengah kehilangan kecepatan di kuartal dua. Sementara itu, laporan Departemen Perdagangan yang dirilis kemarin menunjukkan inflasi tahunan meningkat di bulan lalu, pada laju paling lambat dalam lebih dari dua tahun. Dikatakan juga oleh para ekonom bahwa tekanan harga yang mendasarinya masih terlalu kuat untuk mencegah The Federal Reserve kembali ke strateginya menaikkan suku bunga pada Juli. Apalagi, tingkat inflasi sejauh ini masih melampaui target 2 persen. Belanja konsumen yang lemah tampaknya sedikit menutupi sejumlah data optimistis di pasar tenaga kerja dan perumahan bulan ini, yang telah memberikan gambaran ekonomi yang tangguh. ( tbu )




