Kementerian Keuangan mengumumkan realisasi APBN hingga akhir Mei 2023 tercatat surplus sebesar 2043 triliun rupiah atau 097 persen dari produk domestik bruto PDB. Keseimbangan primer juga dilaporkan surplus sebesar 390 setengah triliun rupiah. Sri Mulyani menyampaikan, surplus pada periode ini didorong oleh pendapatan negara yang tumbuh 13 persen secara tahunan menjadi seribu 2093 triliunĀ rupiah atau 491 persen. Belanja negara juga tumbuh dengan realisasi 71 persen menjadi seribu 5 triliun rupiah atau 328 persen. ( tbu )



