Grab Holdings

Perusahaan layanan on demand yang bermarkas di Singapura, Grab Holdings, resmi melakukan pemutusan hubungan kerja, PHK, terhadap lebih dari seribu pekerjanya, atau setara 11 persen dari jumlah pegawai Grab Holdings. CEO Grab Holdings, Anthony Tan mengatakan, pemangkasan karyawan merupakan upaya untuk mengelola biaya dan menata ulang perusahaan agar lebih kompetitif. jumlah PHK kali ini merupakan yang terbesar bagi perusahaan, dibanding tahun 2020 lalu, ketika GRAB memangkas 360 karyawan sebagai tanggapan terhadap tantangan pandemi Covid-19. Grab Holdings berharap sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai break even point pada tahun ini berdasarkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi.  ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *