Pengangguran anak muda di Tiongkok meningkat ke rekor tertinggi. Lulusan perguruan tinggi terpaksa mengambil pekerjaan bergaji rendah atau bekerja dibawah tingkat keahlian mereka. Data menunjukkan pekerja antara usia 16 sampai 24 tahun di Tiongkok mencapai 20,4 persen pada April lalu. Jumlah itu sekitar empat kali tingkat pengangguran, bahkan jutaan lebih mahasiswa direncanakan lulus tahun ini. Momok pengangguran adalah masalah lain yang harus dihadapi anak muda dan pembuat kebijakan di Tiongkok. Dalam sebuah makalah, diperkirakan seperempat lulusan perguruan tinggi di Tiongkok menganggur. Semakin banyak lulusan perguruan tinggi mengambil posisi yang tidak sepadan dengan pelatihan dan kredensial mereka untuk menghindari pengangguran. ( tbu )



