Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia mendesak Kementerian Perdagangan segera membayar utang rafaksi minyak goreng senilai 344 miliar rupiah. Namun, berdasarkan data Komisi Pengawasan Persaingan Usaha KPPU, utang pemerintah justru melebihi itu, yang jumlahnya sekitar 1 koma 1 triliun rupiah. Untuk produsen minyak goreng dan distributor, diperkirakan kerugiannya mencapai kurang lebih 700 miliar, untuk ritel mencapai 344 miliar. Sehingga total tagihan rafaksi pada Januari 2022 mencapai 1 koma 1 triliun rupiah. Harga minyak goreng Januari 2022 mencapai lebih dari 20 ribu rupiah per liter dan untuk meredam kenaikan harga, pemerintah mengeluarkan Permendag 3/2022, sehingga harga minyak goreng sebesar 14 rupiah per liter Itu bisa tercapai oleh masyarakat. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *