Asosiasi Pengusaha Indonesia menyebutkan target investasi tahun ini senilai seribu 400 triliun rupiah bisa tercapai dengan extra efforts. Untuk itu, pemerintah perlu mereformasi struktural berkelanjutan agar menghasilkan iklim investasi yang memadai. Khususnya di sisi reformasi struktural berkelanjutan yang secara signifikan terus menerus memperbaiki kondusifitas dan daya saing iklim investasi Indonesia. Reformasi struktural berkelanjutan mencakup banyak hal, seperti perbaikan implementasi Undang Undang Cipta Kerja dan regulasi teknis di lapangan. Hal ini harus dilakukan secara paralel dengan perbaikan kepastian birokrasi, peningkatan daya saing, kepastian iklim usaha sektoral untuk perbaikan produktivitas serta daya saing output sektor seperti di sektor energi, sektor pangan, dan manufaktur. ( tbu )




