FKS Food Sejahtera, produsen makanan ringan merek Taro sepanjang tahun lalu membukukan penjualan bersih 1,8 triliun rupiah, naik 21 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan itu diiringi dengan peningkatan beban pokok penjualan sebesar 14 persen dan menghasilkan laba bruto 488,5 miliar rupiah. Capaian laba bruto ini masih naik 43 persen secara tahunan. Pada periode itu, FKS Food Sejahtera masih mencatat rugi usaha sebesar 27 setengah miliar rupiah. Kondisi ini berbalik dari periode 2021 yang masih mencetak laba usaha 50 miliar rupiah. ( tbu )




