Bank sentral Amerika Serikat, The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 persen kemarin. Kenaikan sebesar itu sesuai ekspektasi pelaku pasar. Meski sesuai ekspektasi namun indeks utama DJIA malah terpangkas 1,6 persen, S and P Five Hundreds juga tergerus 1,6 persen dan Nasdaq pun terkikis 1,6 persen. Sementara itu, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bank sentral mungkin mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga. Namun, pertarungan melawan inflasi belum berakhir. Sebelumnya, kalangan analis di Tanah Air memprediksi kenaikan suku bunga The Fed lebih moderat sebesar 25 bps menjadi 4,75 sampai 5 persen. ( tbu )



