CEO Amazon, Andy Jassy memerintahkan ribuan karyawannya bekerja dari kantor minimal tiga hari seminggu. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Mei 2023. Ini menandai berakhirnya skema kerja remote atau hibrida yang sebelumnya diterapkan perusahaan. Langkah ini terjadi sebulan setelah Amazon mengumumkan rencana PHK massal terhadap lebih dari 18 ribu karyawan. Adapun alasannya adalah akibat ketidakpastian ekonomi global. Jassy berpendapat sistem kerja tatap muka di Amazon akan menghasilkan kolaborasi dan budaya perusahaan yang lebih baik. Ia memahami kebijakan ini mungkin tidak sempurna diawal. Namun, ia yakin kondisinya lebih baik dalam beberapa bulan atau tahun mendatang.( tbu )




