Presiden Joe Biden berencana berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk meredakan ketegangan akibat insiden penembakan balon mata-mata Tiongkok. Biden mengatakan badan intelijen tidak memiliki indikasi bahwa tiga objek lainnya yang jatuh adalah pesawat pengintai asing. Namun pemerintah Amerika berencana merancang pedoman baru untuk mengamankan wilayah udara Amerika. Dia juga berjanji mengelola persaingan dengan Tiongkok secara bertanggung jawab agar tidak mengarah ke konflik. Komunikasi antara Biden dan Jinping merupakan upaya serius Gedung Putih untuk meredakan hubungan yang memanas dengan Beijing beberapa waktu terakhir. Meskipun Biden tidak mengatakan kapan dia berencana untuk berbicara dengan Xi, mereka telah melakukannya sebelumnya pada saat ketegangan meningkat. Termasuk panggilan telepon yang berlangsung lebih dari dua jam ketika mereka saling berhadapan mengenai Taiwan Juli 2022. ( tbu )




