Badan Pusat Statistik mengungkapkan, kinerja ekspor emas dan perhiasan Indonesia pada bulan Januari kemarian meningkat 46 setengah persen dari bulan sebelumnya, menjadi sekitar 812 juta dolar amerika. Sementara dibandingkan periode sama pada tahun lalu angkanya meningkat hingga 64 persen, sekaligus menjadi komoditas ekspor non-migas terbesar Indonesia. kontribusi kenaikan di dorong oleh ekspor logam mulia yang sekitar 19 juta dolar amerika, kemudian logam dipalut dengan emas atau perak dengan nilai mencapai 590, 3 juta dolar amerika, sementara selebihnya dikontribusi oleh ekspor mutiara budidaya dan produk perhiasan lainnya. ( ben )




