Presiden Tsai Ing-wen mengumumkan, Taiwan akan memperpanjang wajib militer dari 4 bulan menjadi 1 tahun. Keputusan itu diambil ditengah meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok, yang mengklaim pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu termasuk dalam wilayahnya. Presiden Tsai mengatakan wajib militer juga akan menjalani pelatihan yang lebih intensif, dengan meminjam beberapa elemen dari Amerika Serikat dan militer maju lainnya. Dia menambahkan sistem pertahanan pulau itu saat ini tidak memadai untuk mengatasi agresi dari Tiongkok. Tentara Taiwan telah menyusut sejak awal 1990-an ketika semua pria berusia di atas 18 tahun diharuskan untuk bertugas di militer hingga tiga tahun. ( tbu )



