Gelombang PHK datang di produsen mobil listrik Tesla. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, Tesla juga akan membekukan perekrutan karyawan. Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar atas kabar itu. Langkah itu dilaporkan terjadi pada saat investor Tesla telah menyuarakan keprihatinan atas gangguan Kepala Eksekutif Elon Musk dengan mengelola Twitter, platform media sosial yang dibelinya seharga 44 miliar dolar amerika pada Oktober. Selain itu, analis Tesla juga telah memangkas target harga saham mereka lantaran khawatir pelemahan permintaan dari Tiongkok akan membebani pengiriman produsen EV tahun depan. Musk pada bulan Juni lalu memang mengatakan Tesla akan mengurangi tenaga kerjanya sekitar 10 persen selama tiga bulan kedepan. ( tbu )



