Pemerintah berencana memberi subsidi pembelian kendaraan listrik. Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dana yang disiapkan mencapai 5 triliun. Airlangga menyebut sedang membicarakan ini dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Insentif 5 triliun itu akan dibagi lagi untuk motor listrik, mobil listrik, termasuk juga bus. Airlangga menjelaskan, tahun 2025 populasi kendaraan listrik di Indonesia ditargetkan mencapai 20 persen. Jumlah ini setara dengan 400 ribu unit. Menurutnya negara tetangga seperti Thailand sudah memberikan insentif serupa. Indonesia sendiri akan menerapkan insentif berupa pembatasan harga jual kendaraan listrik atau price cap. ( tbu )



